Macam-Macam Rezeki menurut Imam Al Haddad
Secara garis besar rezeki dibagi menjadi dua yaitu rezeki dhohir dan rezeki batin, rezeki dhohir adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan apa yang kita makan, yang kita pakai dan yang kita tempati, sedangkan rezeki batin adalah segala sesuatu yang ada kaitan nya dengan peningkatan spiritualitas kita, baik berupa ilmu pengetahuan, atau ter singkapnya tirai - tirai dalam hati sehingga hati kita mampu mengidentifikasi rahasiaNya.
tapi rezeki yang paling besar adalah apapun yang mampu memudahkan kita untuk melaksanakan ketaatan kepada allah, baik berupa harta, keluarga, kerabat, kawan, kesehatan jasmani dan rohani, dan lain-lain.
Dalam kitab uyunul majelis imam al haddad membagi rizky menjadi tiga
1. رزق مقسوم Adalah rezeki yang sudah dibagi oleh allah sejak manusia diciptakan di dalam kandungan, sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh imam ibnu mas'ud Ra. Rezeki seperti ini bisa kita dapatkan baik dengan cara yang halal ataupun dengan cara yang haram, maka dari itu pada area ini manusia diberi kesempatan untuk bekerja, dan di situlah peran niat sangat besar, orang yang bekerja dengan niatan menafkahi keluarga maka ia akan mendapatkan dua dimensi yaitu dimensi dunia dan dimensi akhirat, sebaliknya orang yang tidak mampu menata niatnya dengan benar maka pekerjaannya hanya bernilai dunia saja.
2. رزق مضمون Adalah rezeki yang ditanggung oleh allah, rezeki ini berasal dari sesuatu yang halal. Allah SWT berfirman dalam al Qur'an وما من دابة الا علي الله رزقها terlepas dari semua perbedaan pendapat tentang dabbah, tapi intinya semua makhluk yang ada di muka bumi telah dijamin rizkinya oleh Allah SWT. Dan rezeki ini tidak harus dimiliki, karena hewan-hewan yang bertebaran di muka bumi yang jumlahnya jutaan tidak pernah memiliki terhadap apa yang ia makan. Semuanya diatur dan ditanggung rezekinya oleh allah. Contoh sederhana dari rezeki ini adalah anak kecil yang belum bisa bekerja tapi ya tetap bisa menikmati rezeki dari allah yang diberikan melewati orang tuanya ataupun orang lain yang merawatnya, contoh lainnya adalah cicak yang menunggu mangsanya di dinding, secara logika seharusnya cicak tidak bisa makan karena cicak adalah hewan yang tidak bersayap sedangkan mangsanya adalah hewan yang bersayap, tapi karena kehendak allah maka hewan yang tidak mempunyai sayap bisa memakan hewan yang bersayap.
3. رزق موعود Adalah rezeki yang dijanjikan oleh allah dan bisa dipastikan rezeki ini berasal dari sesuatu yang halal. Namun rezeki ini berkaitan erat dengan ketakwaan sebagaimana firman allah ومن يتق الله يجعل له مخرجا ويرزقه من حيث لايحتسب karena dalam hal ini allah subhanahu wa ta'ala, mempunyai malaikat yang ditugaskan untuk membagikan rezeki kepada manusia dan ia tahu kadar rezeki yang harus dia berikan sesuai dengan derajat yang dimiliki manusia tersebut.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar